Kamis, 10 Januari 2013

Pengujian Rata-Rata Dua Sampel Menggunakan SPSS

Pengujian Rata-Rata Dua Sampel

 Teori :

Untuk pengujian rata-rata dua sampel terdapat 2 jenis data :
1.      Dua Sampel  Berpasangan.
Artinya kedua sampel bersifat mutually exclusive (saling asing) dan banyaknya pengamatan (ulangan) sama pada masing-masing sampel.
2.      Sampel Bebas / Independen.
Pada pengujian rata-rata dua sampel berpasangan, banyaknya nilai pengamatan harus sama (n1=n2), sedangkan pada dua sampel yang bebas banyaknya pengamatan tidak harus sama.


CONTOH KASUS
Akan diteliti mengenai perbedaan penjualan sepeda motor merk A disebuah Kabupaten sebelum dan sesudah kenaikan harga BBM. Data diambil dari 15 dealer.
Data yang diperoleh adalah sebagai berikut :
 No Sebelum Sesudah
1 67 68
2 75 76
3 81 80
4 60 63
5 80 82
6 75 74
7 71 70
8 68 71
9 80 82
10 78 79
11 71 78
12 80 77
13 65 69
14 57 67
15 78 68

PENYELESAIAN
Klik ANALYZE > COMPARE MEANS > PAIRED SAMPLES t Test
Masukkan jual_1 dan Jual_2 pada kolom “Paired variables” seperti gambar di bawah ini

Abaikan yang lain, klik OK

HASIL:


Bagian pertama. Paired Samples Statistic
Menunjukkan bahwa rata-rata penjualan pada sebelum dan sesudah kenaikan BBM. Sebelum kenaikan BBM rata-rata penjualan dari 15 dealer adalah sebanyak 72.4, sementara setelah kenaikan BBM jumlah penjualan rata-rata adalah sebesar 73.6 unit
Bagian Dua. Paired samples Correlatian
Hasil uji menunjukkan bahwa korelasi antara dua variabel adalah sebesar 0.809 dengan sig sebesar 0.000. Hal ini menunjukkan bahwa korelasi antara dua rata-rata penjualan sebelum dan sesudah kenaikan adalah kuat dan signifikan.

Hipotesis
Hipotesis yang diajukan adalah :
Ho  : rata-rata penjualan adalah sama
H1  : rata-rata penjualan adalah berbeda

Hasil uji Hipotesis
 Nilai t hitung adalah sebesar -1.031 degan sig 0.320. Karena sig > 0.05 maka dapat disimpulkan bahwa Ho diterima, artinya rata-rata penjualan sebelum dan sesudah kenaikan BBM adalah sama (tidak berbeda). dengan demikian dapat dinyatakan bahwa kenaikan harga BBM tidak mempengaruhi jumlah penjualan sepeda motor di kabupaten A.

SELAMAT MENCOBA :)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar